Artikel

Jenis Kain Untuk Membuat Pakaian

Jenis Kain Untuk Membuat Pakaian

Jenis Kain Untuk Membuat Pakaian – Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa pembuatan kaos atau konveksi, kami dapat membuat berbagai jenis pakaian dengan kebutuhan konsumen. Saat ini kebutuhan pakaian yang semakin meningkat membuat kami para jasa konveksi akan semakin semangat untuk membuat inovasi produk.

 

Bahan untuk T-Shirt dan Polo Shirt

  1. Cotton Carded

Secara umum cotton carded merupakan bahan katun yang berserat kasar dibandingkan dengan cotton combed. Memiliki kualitas di bawah cotton combed sehingga harganyarealtif lebih murah. Biasanya digunakan untuk promosi atau merchandise, pada pakaian kaos digunakan untuk kaos-kaos dengan target market kelas menengah ke bawah.

  1. Cotton Combed (Combed 20s, 24s, 28s, 30s)

Cotton combed merupakan jenis bahan katun yang paling sering digunakan untuk pembuatan kaos. Serat kain mempunyai tekstur yang halus, nyaman dan menyerap keringat. Dibandingkan dengan cotton carded, cotton combed memiliki harga yang lebih mahal dengan kualitas yang tentunya lebih baik. Cotton combed dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan benang yang digunakan dan setting gramasinya (gr/m2), yaitu combed 20s, 24s, 28s, 30s.  Secara singkat, combed 20s memiliki ketebalan yang paling tebal dan 30s memiliki ketebalan yang paling tipis.

  1. Viscose

Vicose lebih dikenal dengan sebutan bahan rayon. Teksturnya memiliki kesamaan dengan kapas namun vicose berbahan dasar serat sintesa celulosa organic, mempunyai kelembapan yang lebih tinggi dan warna yang lebih baik dibandingkan dengan bahan kapas.

  1. Cotton Viscose (CVC)

Cotton viscose merupakan camburan dari 55% cotton combed dan 45% viscose. Kelebihan dari bahan ini adalah bahan lebih tahan menyusut dibandingkan denga bahan 100% cotton. Cotton viscose cenderung lebih murah dibandingkan dengan cotton combed menjadikannya sebagai alternative untuk pembuatan t-shirt dengan budget yang lebih rendah dengan kenyamanan yang hampir menyerupai dengan cotton combed.

  1. Teteron Cotton (TC)

Bahan teteron cotton merupakan penggabungan dari 35% cotton combed dan 65% polyester. Karena bahan polyester lebih dominan menyebabkan daya serap keringat yang kurang pada kain ini dan kelebihannya adalah kain ini tidak mudah melar dan lebih tahan kusut jika dipakai dalam jangka waktu yang lama.

  1. Polyester (PE)

Polyester merupakan bahan sintetis yang terbuat dari bahan kimia ester dan juga serat fiberpoly. Dibandingkan dengan katun, kain jenis ini lebih tipis, agak kasar dan tidak bisa menyerap keringat.

  1. Higet

Higet terbuat dari bahan plastic dan sangat tipis. Bahan jenis ini sangat murah tetapi kurang layak dan nyaman jika digunakan untuk membuat kaos.

  1. Lacoste

Bahan lacoste biasanya digunakan untuk kaos kerah atau kaos polo. Harga bahan ini tergolong mahal dibandingkan dengan harga bahan kaos pada umumnya.

  1. Dry-Fit

Dry-fit terbuat dari campuran polyester, spandex dan nilon yang mehasilkan bahan yang lentur dan padat. Penggunaan bahan dry-fit pada pakaian biasanya diperuntukan untuk pakaian olahraga. Melalui kombinasi materi pakaian dan teknologi yang dapat disesuaikan untuk mengatu temperature tubuh, bahan ini menghantarkan panas yang merangsang sekresi keringat dari tubuh sehingga membuat aktifitas olah raga menjadi lebih efisien.

  1. Serena

Bahan serena adalah bahan yang biasanya digunakan untuk membuat pakaian olahraga untuk tim futsal atau untuk jersey. Dari segi harga, bahan ini lebih murah dibandingkan dengan bahan dry-fit. Bahan ini memiliki tekstur yang lembut dan nyaman dipakai, memiliki stretch yang tinggi dan mudah dalam pencucian dan perawatan.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *